Meminimalisir Kecelakaan saat Membawa Pesawat Latih

Durasi penerbangan dan jam terbang yang harus diperoleh cadet dalam berlatih di setiap sekolah umumnya berbeda tergantung dari kebijakan masing-masing sekolah. Melakukan penerbangan termasuk salah satu kegiatan para cadet pilot untuk mengasah kemampuan terbang hingga nantinya bisa menjadi pilot yang handal dan berkompeten. Dengan kata lain, latihan yang dilakukan sangat bermanfaat untuk memperdalam skill yang dimilikinya, itulah sebabnya mengapa di sekolah penerbangan harus mempertimbangkan fasilitas yang dimiliki sekolah agar memungkinkan untuk berlatih terbang dengan maksimal dan bisa lulus tepat waktu.

Berbicara tentang latihan terbang, tidak sedikit cadet pilot yang malah mengalami kemalangan. Insiden yang terjadi terkadang dapat disebabkan oleh human error, cuaca, atau juga bagian pesawat yang tidak berfungsi dengan baik. Akibatnya sangat fatal di mana hal ini dapat mengancam keselamatan. Beruntung jika masih didampingi oleh instruktur dan pesawat dapat dikendalikan serta bisa melakukan pendaratan darurat. Bagaimana jika sudah ditugaskan untuk berlatih menerbangkan pesawat seorang diri dan kejadian buruk tidak dapat dihindari? Untuk meminimalisir terjadinya hal tersebut, tiga hal di bawah ini perlu diingat:

Siapkan kesehatan tubuh dengan baik

Kesehatan merupakan hal yang harus dipersiapkan sebelum jadwal berlatih tiba. Hindari begadang agar tidak mengantuk dan dapat berkonsentrasi dengan baik saat menerbangkan pesawat. Konsumsi makanan sehat dan lakukan olahraga secara teratur agar tubuh tetap fit dan penuh energi untuk mengikuti program belajar mengajar. Berada di udara dengan kondisi cuaca yang berbeda memiliki resiko besar terhadap kesehatan. Jika dari awal kesehatan tidak terjaga secara optimal bukan tidak mungkin akan menyebabkan masalah kesehatan yang tambah serius. Dengan tubuh yang sehat segala rutinitas dapat dilakukan dengan baik, tidak hanya soal berlatih terbang juga untuk belajar teori.

Pelajari bagaimana sistem kerja pesawat

Berbagai ilmu dalam dunia penerbangan salah satunya sistem kerja pesawat tentunya sudah dipelajari dalam kegiatan belajar mengajar. Siswa pun sebelumnya akan dilatih dengan menggunakan simulator yakni kokpit pesawat yang berfungsi sebagai alat untuk melatih kemampuan diri. Bentuknya yang mirip dengan bagian depan pesawat seperti melakukan penerbangan dengan sesungguhnya. Berbagai sistem kerja pesawat mesti dipelajari dan diingat dengan baik sebelum terbang. Jangan malu bertanya baik kepada instruktur maupun cadet yang lain untuk mendapat solusi dari permasalahan yang masih diragukan. Tanpa memahami sistem kerja pesawat dengan baik bukan tidak mungkin penerbangan akan bermasalah. Ingat, akibatnya bisa fatal jika tidak dapat mengendalikan pesawat dengan baik ketika sedang mengudara.

Kurangi ketinggian dan kecepatan

Kontek atau komunikasi dengan Air Traffic Control harus benar-benar diperhatikan untuk menerbangkan pesawat dengan lancar. Berbagai kasus yang menyebutkan bahwa banyak terjadi kecelakaan pesawat entah karena menabrak gunung, bagian pesawat error, atau hal-hal lainnya. Jika memang harus melewati gunung, maka ketinggian mesti dipertimbangkan (sesuai dengan arahan dari ATC). Dengan kecepatan yang normal sangat memungkinkan pastinya agar bisa mengelak dari maut. Namun bila datarannya rendah ada baiknya kurang ketinggian dan kecepatan, apalagi pengalaman terbang belum maksimal.

Kecelakaan pesawat sudah banyak menelan korban jiwa. Bukan hanya pada pesawat latih, melainkan instruktur yang sudah handal dan berpengalaman dalam membawa pesawat komersial. Setiap peristiwa memang tidak dapat diduga, namun setidaknya harus meningkatkan kewaspadaan untuk menghindarinya. Satu hal yang tak kalah penting, jangan lupa berdoa ketika akan take off. Dengan Ridha Tuhan diharapkan semuanya dapat berjalan dengan lancar dan selamat.