Cara Menilai Sekolah Pilot yang Pas untuk Dipilih

Menemukan sekolah pilot tidak sulit dikarenakan sudah banyak sekolah pilot berdiri terutama di Indonesia. Melalui instagram saja saat ini sudah bisa mendapatkan informasi mengenai sekolah pilot. Yang mana informasi menjadi modal penting agar bisa mendapatkan sekolah pilot yang pas. Tanpa adanya informasi, bukan tidak mungkin akan membuat Anda bingung mau pilih sekolah pilot seperti apa. Ingat, asal pilih bisa merugikan Anda sendiri nantinya. Oleh karena itu, hati-hatilah dalam memilih. Agar tidak salah pilih, berikut ini ada 4 cara untuk menilai sekolah pilot yang pas untuk dipilih. Untuk lebih jelasnya lagi, yuk simak penjelasan di bawah ini.

Lulusanya sudah banyak bergabung di maskapai penerbangan

Para alumni yang telah lulus bisa menjadi penilaian Anda. Mengapa? Karena, bila sekolah pilot yang Anda pilih hanya ada beberapa siswa yang bergabung di maskapai penerbangan, ini bisa jadi sekolah pilot itu tidak bermutu. Sekolah pilot yang bermutu, sudah pastinya banyak maskapai penerbangan yang akan menerima para lulusanya seperti  Aero Flyer Institute. Untuk menilai sekolah pilot itu pas untuk dipilih atau tidak, Anda bisa menilai dari berapa banyak lulusan dari sekolah pilot itu yang terlah bergabung di maskapai penerbangan. Jika ada banyak, jangan ragu untuk memilihnya. Bisa jadi, setelah lulus Anda akan menjadi salah satu orang yang akan diterima di maskapai penerbangan juga.

Pesawat latihanya sesuai dengan banyaknya jumlah siswa

Sekolah ini bisa dikatakan sekolah yang lebih banyak belajar praktek dari pada teori. Ini dikarenakan sebagai siswa pilot dituntut untuk bisa membawa pesawat karena profesi satu ini menjuru pada  pekerjaan yang membawa pesawat atau pilot. Jadi, keberadaan jumlah pesawat menjadi penilai penting dalam memilih sekolah pilot. Jika sekolah hanya menyediakan pesawat latihan terbatas, lebih baik cari sekolah pilot lain. Jika hanya terdapat 4 atau 5 pesawat latihan, dan jumlah siswanya ada 50 orang, secara otomatis jam terbang tidak akan maksimal. Setidaknya sekolah harus menyediakan pesawat yang sesuai dengan jumlah siswa karena 1 pesawat setidaknya untuk 5 atau 7 orang siswa.

Status kepemilikan bandara miliki sendiri

Selain mengenai jumlah pesawat, keberadaan bandara juga tidak kalah pentingnya menjadi penilain Anda ketika hendak mencari sekolah pilot. Adapun sekolah pilot yang pas untuk dipilih itu sekolah yang mana status kepemilikan bandara miliki sendiri. Dengen begitu, maka ketika latihan terbang siswa tidak akan terganggu sehingga jam terbang bisa sesuai dengan apa yang telah ditentukan. Sebaliknya, sekolah pilot yang tidak memiliki bandara latihan sendiri atau masih bergabung dengan pihak lain, maka bisa mempengaruhi jam terbang karena pemilih bandara lebih mementingkan dirinya sendiri. Jika Anda bingung sekolah pilot mana yang memiliki bandara sendiri, Anda bisa mencari informasi di website Sekolah-Pilot.com. Yang mana website ini termasuk salah satu website resmi sekolah pilot.

Jumlah instrukturnya memadai

Instruktur merupakan orang yang akan menjadi guru Anda ketika di sekolah pilot. Tugas mereka tidak hanya memberikan teori tapi melatih Anda untuk membawa pesawat. Ketahui ada berapa banyak jumlah instruktur di sekolah pilot pilihan Anda itu. Jika jumlahnya tidak memadai, segera mungkin cari sekolah pilot lain. Karena, jumlah instruktur ini dapat juga mempengaruhi Anda bisa lulus tepat waktu atau tidak. Jika hanya sedikit, bukan tidak mungkin waktu latihan terbatas karena harus mengajar siswa lain. Pastikan sekolah pilot yang akan dipilih memiliki jumlah instruktur yang memadai.

Untuk Anda yang bingung bagaimana cara menilai sekolah pilot yang pas untuk dipilih, semoga 4 cara diatas berguna buat Anda.

Kriteria Sekolah Pilot yang Sebaiknya Tidak Dipilih

Untuk mengapai apa yang diinginkan tentunya bukan hal yang mudah karena harus bisa melalui berbagai proses terlebih dahulu. Begitu juga untuk Anda yang punya cita-cita menjadi pilot. Masuk sekolah pilot merupakan langkah awal yang harus dilalui terlebih dahulu karena menjadi pilot harus memiliki ilmu tentang dunia penerbangan dan surat izin terbang. Masuk sekolah penerbangan sendiri harus lulus tes terlebih dahulu. Adapun tes yang harus dilalui seperti tes kesehatan dan tes akademik. Sebab, kedua tes itu sangat penting nantinya untuk menjadi seorang pilot.

Ngomong-ngomong soal sekolah pilot, pastinya setiap sekolah tidak sama. Oleh karena itu, saat memilih sekolah penerbangan harus dipertimbangkan segala sesuatunya terlebih dahulu dengan baik. Bukan tidak mungkin, jika tidak pilih-pilih sekolah pilot bisa terjadi hal buruk salah satunya seperti lulus sekolah yang lama. Untuk meminimalisir agar semua ini tidak terjadi, sebaiknya ketahui terlebih dahulu kriteria sekolah penerbangan yang akan dipilih. Jika Anda menemukan sekolah pilot dengan kriteria berikut ini sebaiknya jangan dipilih.

Fasilitasnya kurang mendukung

Kriteria pertama dari sekolah pilot yang sebaiknya tidak dipilih adalah sekolah dengan fasilitas yang kurang mendukung. Ini dikarenakan dari segi fasilitas dapat menjadi acuan Anda agar bisa belajar dengan maksimal dan bisa lulus tepat waktu. Jika fasilitas yang tersedia tidak sesuai, mana bisa akan mendapatkan materi dengan maksimal dan bisa lulus tepat waktu. Maka dari itu, jangan pilih sekolah penerbangan yang tidak memiliki fasilitas mendukung.

Sekolah pilot yang sebaiknya dipilih itu sekolah yang  menyediakan fasilitas mendukung seperti asrama, pesawat (pastikan jumlah pesawat sesuai dengan siswa yang ada, adapun perbandingannya yaitu 1:5), ruang belajar yang menjamin, instruktur yang mendukung, dan memiliki tempat latihan terbang sendiri. Masuk sekolah pilot dengan fasilitas mendukung, akan memberikan untung buat Anda sendiri nantinya.

Lisensi yang tersedia tidak lengkap

Ada banyak jenis-jenis lisensi yang harus dimiliki oleh seorang pilot. Pastikan terlebih dahulu bahwa sekolah menyediakan 4 jenis lisensi ini yaitu PPL (Private Pilot Licence), CPL (Commercial Pilot Licence), IR (Instrument Rating), dan MER (Multi Engine). Lisensi sendiri merupakan surat izin bagi sorang pilot, yang mana artinya untuk bisa menjadi seorang pilot harus memiliki lisensi terlebih dahulu. Jika telah memiliki lisensi PPL dan CPL, Anda telah bisa mendaftar di maskapai penerbangan akan tetapi ini akan sulit karena jam terbang yang dimiliki belum begitu tinggi. Jika Anda masuk di sekolah pilot yang menyediakan lisensi lengkap, peluang untuk bisa menjadi pilot akan besar karena semakin banyak lisensi, akan semakin banyak jam terbang yang didapatkan.

Durasi belajar terlalu lama

Durasi juga sangat penting dipertimbangkan. Tidak semua sekolah menawarkan durasi belajar yang sama. Jika sekolah menawarakan durasi belajar yang terlalu lama, sebaiknya cari sekolah pilot lain karena dari durasi ini dapat memberikan keuntungan sendiri bagi Anda nantinya. Adapun keuntungan yang akan didapat dari sekolah pilot dengan durasi belajar lebih singkat yaitu dapat menghemat uang dan peluang untuk mencari kerja lebih besar karena pesaing lebih kecil. Oleh karena itu, pilihlah sekolah pilot yang menawarkan durasi belajar kurang dari 1 tahun atau 12 bulan.

Bukan hal yang mudah untuk memilih sekolah pilot yang berkualitas bagus. Oleh karena itu, agar tidak terjebak memilih sekolah penerbangan, hindari pilih sekolah dengan kriteria di atas.

Meminimalisir Kecelakaan saat Membawa Pesawat Latih

Durasi penerbangan dan jam terbang yang harus diperoleh cadet dalam berlatih di setiap sekolah umumnya berbeda tergantung dari kebijakan masing-masing sekolah. Melakukan penerbangan termasuk salah satu kegiatan para cadet pilot untuk mengasah kemampuan terbang hingga nantinya bisa menjadi pilot yang handal dan berkompeten. Dengan kata lain, latihan yang dilakukan sangat bermanfaat untuk memperdalam skill yang dimilikinya, itulah sebabnya mengapa di sekolah penerbangan harus mempertimbangkan fasilitas yang dimiliki sekolah agar memungkinkan untuk berlatih terbang dengan maksimal dan bisa lulus tepat waktu.

Berbicara tentang latihan terbang, tidak sedikit cadet pilot yang malah mengalami kemalangan. Insiden yang terjadi terkadang dapat disebabkan oleh human error, cuaca, atau juga bagian pesawat yang tidak berfungsi dengan baik. Akibatnya sangat fatal di mana hal ini dapat mengancam keselamatan. Beruntung jika masih didampingi oleh instruktur dan pesawat dapat dikendalikan serta bisa melakukan pendaratan darurat. Bagaimana jika sudah ditugaskan untuk berlatih menerbangkan pesawat seorang diri dan kejadian buruk tidak dapat dihindari? Untuk meminimalisir terjadinya hal tersebut, tiga hal di bawah ini perlu diingat:

Siapkan kesehatan tubuh dengan baik

Kesehatan merupakan hal yang harus dipersiapkan sebelum jadwal berlatih tiba. Hindari begadang agar tidak mengantuk dan dapat berkonsentrasi dengan baik saat menerbangkan pesawat. Konsumsi makanan sehat dan lakukan olahraga secara teratur agar tubuh tetap fit dan penuh energi untuk mengikuti program belajar mengajar. Berada di udara dengan kondisi cuaca yang berbeda memiliki resiko besar terhadap kesehatan. Jika dari awal kesehatan tidak terjaga secara optimal bukan tidak mungkin akan menyebabkan masalah kesehatan yang tambah serius. Dengan tubuh yang sehat segala rutinitas dapat dilakukan dengan baik, tidak hanya soal berlatih terbang juga untuk belajar teori.

Pelajari bagaimana sistem kerja pesawat

Berbagai ilmu dalam dunia penerbangan salah satunya sistem kerja pesawat tentunya sudah dipelajari dalam kegiatan belajar mengajar. Siswa pun sebelumnya akan dilatih dengan menggunakan simulator yakni kokpit pesawat yang berfungsi sebagai alat untuk melatih kemampuan diri. Bentuknya yang mirip dengan bagian depan pesawat seperti melakukan penerbangan dengan sesungguhnya. Berbagai sistem kerja pesawat mesti dipelajari dan diingat dengan baik sebelum terbang. Jangan malu bertanya baik kepada instruktur maupun cadet yang lain untuk mendapat solusi dari permasalahan yang masih diragukan. Tanpa memahami sistem kerja pesawat dengan baik bukan tidak mungkin penerbangan akan bermasalah. Ingat, akibatnya bisa fatal jika tidak dapat mengendalikan pesawat dengan baik ketika sedang mengudara.

Kurangi ketinggian dan kecepatan

Kontek atau komunikasi dengan Air Traffic Control harus benar-benar diperhatikan untuk menerbangkan pesawat dengan lancar. Berbagai kasus yang menyebutkan bahwa banyak terjadi kecelakaan pesawat entah karena menabrak gunung, bagian pesawat error, atau hal-hal lainnya. Jika memang harus melewati gunung, maka ketinggian mesti dipertimbangkan (sesuai dengan arahan dari ATC). Dengan kecepatan yang normal sangat memungkinkan pastinya agar bisa mengelak dari maut. Namun bila datarannya rendah ada baiknya kurang ketinggian dan kecepatan, apalagi pengalaman terbang belum maksimal.

Kecelakaan pesawat sudah banyak menelan korban jiwa. Bukan hanya pada pesawat latih, melainkan instruktur yang sudah handal dan berpengalaman dalam membawa pesawat komersial. Setiap peristiwa memang tidak dapat diduga, namun setidaknya harus meningkatkan kewaspadaan untuk menghindarinya. Satu hal yang tak kalah penting, jangan lupa berdoa ketika akan take off. Dengan Ridha Tuhan diharapkan semuanya dapat berjalan dengan lancar dan selamat.